Postingan

Back on December

Gambar
Hai. I'm back. lagi-lagi di bulan Desember <3 I decide to.. lebih banyak menulis (dan menumpahkan) disini akhir2 ini banyak perenungan dalam pikiranku. why here? yea aku yakin disini ga banyak yg baca. kayaknya si udah ga musim juga main blog. iya aku pingin nulis, pingin aku tumpahkan, tapi aku ga pingin banyak orang tahu. karena.. ya.. kamu se-pemikir-itu dan sekaligus se-pemalu-itu 😃. and kind of annoying tho aku meracau di inst*gram even tw*tter. dan secara tidak disengaja nantinya orang mampir disini hanya akan terbagi 3 macam . orang-orang lama. orang asing. atau orang yang peduli. lagipula blog ini udah nemenin dari beberapa tahun yg lalu. mulai dari aku masih SMA sampe sekarang udah mau jadi dokter. jadi wadah udah kesedia. and why December? kalau kalian udah kenal aku, mungkin tau aku suka banget. banget. dengan bulan ini. berkali2 aku cerita, di blog ini juga udah sering, makanya sampai ada label khusus. Desember itu manis. Mulai dari hawa dan c...

Just Wanna Say, Thankyou Mom

Gambar
Terimakasih atas perjuangan melawan sakitnya kontraksi uterus, sakitnya episiotomi, sakitnya laserasi jalan lahir, sakitnya infiltrasi lidokain, sakitnya perineuraphy, 23 tahun yang lalu. Termasuk, sakit-sakit lainnya atas kelakuan maupun perkataan saya 23 tahun terakhir ini. Terimakasih, Ma. tulisan ini bukan didedikasikan untuk hari ibu. kebetulan saja sekarang tanggal 22 Desember. tulisan ini didedikasikan atas perjuangan beliau tanggal 19 Desember 1994 pukul 7 malam.

Hijrah

Karena proses hijrah adalah tentang hati. dan hati seringnya bukan luluh karena argumentasi, melainkan cinta yang terasa dengan menunjukkan pada sesama bahwa kita mau mengerti. - Ust Salim A. Fillah, 2015

Hanyalah Seorang Hamba

"Aku memaknai hidup seperti A pangkat 0, hasilnya adalah 1. Bahwa jika kita membuang seluruh pangkat (identitas, profesi, harta, fisik, jabatan, dll) dari diri kita maka sesungguhnya kita hanya memiliki 1 jati diri, sebagai hamba Allah SWT." - anon, 2015 tau kan rumus matematika A pangkat 0 = 1 ternyata rumus itu dapat diaplikasikan ke kehidupan kita. A untuk predikat dan segala embel2 di belakang kita. entah itu pendidikan, pangkat, latar belakang, masa lalu, fisik, apapun identitas yg menyertai kita, semua itu tidak ada. yg ada kita hanyalah 1. sebagai hamba-Nya. dan ini berhubungan dengan apa tujuan kita hidup. kalau ditanya seperti itu, maka jawabannya hanya 1: ÙˆَÙ…َا Ø®َÙ„َÙ‚ْتُ الْجِÙ†َّ Ùˆَالإِنسَ  Ø¥ِÙ„َّا  Ù„ِÙŠَعْبُدُونِ ”Dan tidaklah  A ku menciptakan Jin dan Manusia kecuali hanya untuk beribadah kepada -K u”    (QS. Adz-Dzariyat : 56) Jangan memandang ini adalah sesuatu yg sangat fanatik. apa-apa Tuhan, apa2 Tuhan sehingga tidak memandang u...
jalanku menemukanMu ternyata seperti ini ya Tuhan. selalu beri aku arah untuk menuju-Mu. takdir yg Kau berikan sangat indah. takdir untuk menyadari bahwa landasan hidupku adalah karena dan untuk Engkau.

Back to December

Gambar
Lama tidak bersua, lamaaaaa sekali, dan jumpa2 sudah di bulan Desember lagi  Tidak bisa berkata banyak, mau ujian soalnya (seperti biasa sok sibuk), iya eh tahun baru disambut dengan ujian :"( ngenes ya, gapapaaa demi jadi dokter yg mampu  Desember tahun ini sangat indah Sangaaaaat Indah Doa ku desember yg lalu dikabulkan oleh Allah Tidak muluk, sederhana tapi bahagianya sangat dalam Terimakasih ya Allah kau hadirkan dia padaku, terimakasih kau menurunkan jawaban atas permintaanku "meminta org yg bisa aku buat berteduh" Dia tidak sesempurna apa yg aku minta, dia berbeda, tapi aku tau selalu ada maknanya dibalik semua ini, selalu ada jalan. Dan aku sangat mensyukurinya :) Entah bagaimanapun, aku tau Allah sudah menyiapkan semua yg terbaik :) Byeee my December see you again next year 

One missing thing

Dear anonim, Besok seharusnya aku ada di depan rumahmu. Bertanya apakah 9bulan kemarin memang murni skenario atau tidak (ya, aku tau itu skenario). Skrip dibikin diawal atau dibiarkan mengalir. Entah untuk apa aku perlu tau hal itu. Menurutku itu penting. Aku tau, semua itu buat kamu "iseng" dan buat aku segalanya. I mean, pernah menjadi segalanya.    Besok seharusnya aku menemuimu. Ada yg harus aku berikan. Buku itu, sketsa itu, kertas kertas itu, semua kenangan itu. Em, maksudku semua skenariomu itu. Entahlah, mungkin darisana kamu bisa melihat seperti apa cerita yg udah kamu desain. Aku berpikir perlu bertemu denganmu untuk menutup buku ini. Kata anonim yg lain, (psycopat yg lain), ibarat mau menutup buku tapi ada satu lembar yg hilang. Dan buku itu belum tertutup sempurna. Mau buka buku baru juga ga bisa karena kepikiran buku yg belum tertutup sempurna itu. 3 tahun berlalu dan.. Yah segalanya masih bisa aku ingat. Agak sakit sih ketika tau semua mua mua itu cuma skenario....