recommended-banget-baca-komik-ini. entah sejak kapan aku jadi suka baca komik korea. yep, pengarang komik diatas ini orang korea. nama nya mbak Hwang Mi Re . ( tapi kurang tau lagi sih kalo ternyata doi cowok . hahaha ) ceritanya tentang cewek, namanya Shin Bia, seorang cewek troublemaker, tomboy, miskin, gak pernah pacaran, tapi banyak yang naksir sih. cakep? jangan ditanya. nah dia punya kembaran di dunia lain, alias di jaman kerajaan. ( kebetulan aku suka bangeeet komik/film yang backgroundnya kerajaan2 gitu. mau kerajaan korea kek, inggris, arab pun oke! ) berbeda banget dengan Shin Bia di jaman sekarang, Shin Bia di jaman kerajaan adalah dewi yang anggun, lembut, dan udah punya tunangan namanya Yoo Baek . mereka mau kawin gak lama lagi. tapi karena suatu masalah akhirnya Shin Bia bertransformasi ke jaman kerajaan, atas permintaan dewi Shin Bia untuk menggantikan dewi selama di kerajaan, ya walaupun mau gak mau Shin Bia harus nurutin. kemana dewi Shin Bia yan...
masih ga jauh2 dari Desember. khususnya Desember kali ini, Desember 2017, banyak banget hal yg terjadi. banyak sekali perenungan . untuk satu bulan terakhir ini. untuk satu tahun ini. dan untuk 23 tahun ini. dan aku berharap ini jadi titik dimana aku bangkit dari semuanya. Desember 2016. setahun yang lalu. aku masih ingat. mungkin dia adalah Desember paling menyakitkan dan hampa. ga bisa merasakan apa-apa. bahkan ga bisa berharap apa-apa. mungkin itu ya, yg buat aku semakin kosong, saat itu. segelap itu, sekosong itu. sejak itu sampai 6 bulan berikutnya, masih kosong. sesuatu yang dipersiapkan, serapi apa pun, kalau judulnya berpisah tidak pernah semudah itu. walaupun kamu sudah menjaga agar hati itu tidak jatuh sekeras itu. tapi dia tetap jatuh. seberapapun kamu persiapkan, yg namanya jatuh, mau pelan atau keras, dia tetap dibawah. tapi aku menikmati setiap moment itu, karena menurutku itu sebuah proses yg memang harus dijalani. justru kalau disangkal, aka...
Sebuah harapan melahirkan suatu perencanaan. Dari rencana akan datang usaha. Ada kalanya diujung akan temui kecewa. Namun dari sana akan mengerti bahwa Allah sebaik-baiknya perencana. Dari sana muncul sebuah proses pembelajaran hidup. Jadi tidak ada yg salah dengan sebuah harapan. Harapan akan melahirkan pembelajaran. Kalau kamu tidak siap belajar, jangan berharap. Dari berharap mungkin lahir kecewa. Tapi bukannya itu yg buat manusia belajar? Kalau takut berharap, takut sakit, justru hidup tanpa rasa. Hambar. Apa nyaman? Antara kecewa dan berbenah, terdapat bersyukur. Jangan lupa. Manusia diajarkan kecewa, supaya bisa bersyukur. Kalau tanpa kecewa, semua baik baik saja, kadang manusia lupa bersyukur. Setelah bersyukur, saatnya berbenah. Kemudian jadi lebih baik. Berharap lagi. Mungkin kecewa lagi. Bersyukur lagi. Berbenah lagi. Jadi lebih baik. Lebih dari baik. - Sebut saja proses Suat...
Komentar
Posting Komentar